Seram Bagian Timur, – Bagi Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur, sagu bukan sekadar tanaman pangan yang diwariskan leluhur. Di balik hamparan hutan sagu yang
Seram Bagian Timur, – Di tengah ancaman krisis pangan global, perubahan iklim, dan ketergantungan Indonesia terhadap komoditas pangan tertentu, Kabupaten Seram Bagian Timur sesungguhnya
“Stop Merampas Hutan Adat Kami.” “Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 35/PUU-X/2012 menyatakan hutan adat bukan hutan negara.” “Kembalikan batas Taman Nasional Manusela ke batas awal.”
Bula, Seram Bagian Timur – Hamparan hutan sagu membentang luas di berbagai wilayah Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Maluku. Dari Dihil hingga Pulau Teor, sagu
Merauke, – Kemunculan Yasinta Moyuwen di Jakarta untuk menyatakan penolakan terhadap film dokumenter Pesta Babi dan dukungan terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN) di Papua
Merauke — Polemik seputar kemunculan Yasinta Moyuwen di Jakarta terus berkembang. Setelah sebelumnya keluarga mengaku kehilangan kontak dengan perempuan adat asal Kampung Wanam, Distrik
Jakarta, – Pada awal Juli 2015, halaman Gereja Katolik Muting di Kabupaten Merauke menjadi titik perpisahan sederhana sekaligus penuh makna. Setelah sebulan melakukan pengambilan
Halmahera Tengah, — Dari puncak karst Sagea hingga pesisir Teluk Weda, suara perlawanan kembali menggema pada peringatan Hari Anti Tambang (HATAM) 2026. Aktivis Save Sagea
Warga menuding Balai Taman Nasional Manusela menggeser batas kawasan hingga satu kilometer ke arah permukiman dan wilayah kelola adat. Hutan sagu, kebun, dan kawasan
Dobo, Kepulauan Aru – Praktik Illegal, Unreported and Unregulated Fishing (IUUF) atau penangkapan ikan ilegal, tidak dilaporkan, dan tidak diatur masih menjadi ancaman serius bagi keberlanjutan sumber