Amseterdam, – Pada Minggu, 21 Juni 2026, Rotterdam menjadi saksi sebuah peristiwa yang selama bertahun-tahun nyaris tak pernah terbayangkan. Perdana Menteri Belanda, Rob Jetten,
Rotterdam — Pemerintah Belanda untuk pertama kalinya secara resmi mengakui perlakuan yang tidak adil terhadap sekitar 12.500 mantan tentara KNIL asal Maluku beserta keluarga mereka
Amsterdam — Tujuh puluh lima tahun setelah ribuan warga Maluku tiba di Belanda dengan status yang tidak pernah benar-benar mereka pilih, Pemerintah Belanda akhirnya menyampaikan
Jayapura, — Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengklaim bertanggung jawab atas pembakaran sebuah ekskavator yang disebut berada di kawasan Jalan Seredala,
Jayapura, — Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengklaim dua perempuan sipil Orang Asli Papua (OAP) menjadi korban dalam operasi udara yang
Ambon, — Naluri kemanusiaan mendorong Briptu Anumerta Ananda Risyhan Putera Pratama Tutupoho mengambil keputusan yang mungkin tidak sempat ia pikirkan panjang. Ketika seorang pelajar
Masohi, — Konflik agraria yang membayangi pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) di Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, kembali memanas. Seorang warga adat Negeri Tananahu, Kecamatan
Sembilan Hari Pencarian Nihil, Operasi SAR Delapan Korban Speedboat Tenggelam di MBD Resmi Ditutup Ambon, — Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Ambon
Intan Jaya,— Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) menuduh aparat militer Indonesia kembali melakukan operasi udara menggunakan pesawat nirawak atau drone di
Ambon,– Aliansi yang tergabung dalam Gerakan Reformasi Jilid II menggelar aksi massa di kawasan Gong Perdamaian Dunia, Kota Ambon, Selasa, 17 Juni 2026. Aksi