Timika, Papua Tengah — Gelombang penolakan terhadap rencana eksploitasi minyak dan gas di Blok Warim, Papua, kian menguat. Pada Rabu, 30 Oktober 2025, Masyarakat Adat Papua
Intan Jaya, – Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat – Organisasi Papua Merdeka (TPNPB–OPM) mengklaim bahwa aparat militer Indonesia telah melakukan operasi darat dari Distrik
Jakarta, – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menolak Rancangan Revisi Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM yang diajukan oleh Pemerintah melalui
Intan Jaya, Papua Tengah — Ribuan warga di Kabupaten Intan Jaya turun ke jalan pada Selasa (28/10/2025), menuntut keadilan atas penembakan 12 warga sipil oleh
Jakarta, – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mendesak semua pihak yang terlibat dalam konflik bersenjata di Papua, baik Tentara Nasional Indonesia (TNI)
Intan Jaya, — Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Intan Jaya, Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua (YKKMP), serta Dewan Adat Papua (DAP) menyatakan sikap
Papua Bergejolak Lagi: Ratusan Warga Bintuni Lari ke Hutan, Sekolah Ditutup Teluk Bintuni, — Konflik bersenjata antara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat–Organisasi Papua Merdeka
Jayapura, — Aksi pemusnahan sejumlah mahkota berhiaskan bulu burung Cenderawasih oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Papua pada Selasa, 21 Oktober 2025, menuai kecaman
Intan Jaya, Papua Tengah, — Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat–Organisasi Papua Merdeka (TPNPB–OPM) menuding Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah menembak warga sipil, termasuk seorang perempuan, dalam operasi
Intan Jaya, Papua Tengah — Sebanyak 14 orang dilaporkan meninggal dunia dalam kontak tembak antara aparat Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) pada Rabu, 15 Oktober 2025,