Ambon, — Suasana di depan Pengadilan Negeri Ambon, Selasa, 14 Oktober 2025, berubah tegang dan penuh emosi. Puluhan mahasiswa dan warga Negeri Haya memadati
Ambon, — Suasana di Gedung DPRD Provinsi Maluku, Karang Panjang, Ambon, memanas pada Senin (13/10/2025). Ratusan masyarakat adat Negeri Rumahtiga berbondong-bondong mendatangi gedung rakyat, menuntut keadilan atas hak tanah
Halmahera Tengah, – Ketegangan antara warga Desa Sagea-Kiya dan perusahaan tambang nikel PT Mining Abadi Indonesia (MAI) kembali memuncak. Pada Senin, 13 Oktober 2025, ratusan warga
Ternate, – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Ternate bersama Trend Asia menggelar diskusi publik bertajuk “Kriminalisasi Masyarakat Adat Menggunakan UU Minerba dalam Kasus Maba Sangaji”, Minggu (12/10/2025),
Halmahera Tengah, — Puluhan warga Desa Sagea dan Desa Kiya, Kecamatan Weda Utara, Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Maluku Utara, mendatangi lokasi aktivitas pertambangan milik
Kepulauan Tanimbar, — Di tanah seluas lebih dari 600 hektare di Desa Lermatang, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, akan berdiri proyek raksasa bernilai lebih dari Rp345
Seram Bagian Barat, – Potret keterisolasian warga di pelosok Maluku kembali mencuat. Pada Rabu, 8 Oktober 2025, puluhan warga Desa Ahiolo, Kecamatan Elpaputih, Kabupaten
Buru Selatan – Sebuah video yang memperlihatkan masyarakat adat Wamsoba, Desa Wally, Kecamatan Namrole, Kabupaten Buru Selatan, menggelar upacara adat pembukaan tambang emas baru
titastory, Jakarta — Sebuah seruan perlawanan moral bergema dari Pulau Obi, Maluku Utara. Para pendeta Gereja Protestan Maluku (GPM) Klasis Pulau-Pulau Obi—yang menjadi tiang penyangga