Api Berawal dari Dapur Lantai Dua Rumah Makan Padang, Tiga Usaha Kuliner di Passo Terbakar

by
15/10/2026
Insiden kebakaran di Wilayah Negeri Passo dan Upaya pemadaman oleh Personil Damkar Ambon, Foto:Damkar/Titastory.id

Ambon — Kebakaran yang terjadi di kawasan Passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, Kamis dini hari, 15 Oktober 2026, menghanguskan tiga tempat usaha kuliner di wilayah RT 003/RW 001. Api dilaporkan bermula dari bagian dapur lantai dua sebuah rumah makan Padang sebelum merembet ke bangunan di sekitarnya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon, Alfredo Hehamahua, mengatakan petugas menerima laporan dari warga sekitar pukul 01.00 WIT. Lima menit kemudian, armada dari pos terdekat tiba di lokasi untuk melakukan pemadaman dan mencegah api meluas ke permukiman warga.

Berdasarkan informasi yang dihimpun titastory.id, titik awal kebakaran berada di bagian dapur lantai dua rumah makan Padang. Kobaran api kemudian menjalar ke dua tempat usaha lain, yakni Rumah Makan Sari Minang dan sebuah warung makan yang beroperasi selama 24 jam.

Pemadaman api oleh Personil Damkar Ambon di kawasan Negeri Passo, Kecamatan Baguala Kota Ambon, Foto: Damkar/Titastory.id

Peristiwa tersebut sempat menyita perhatian warga sekitar. Dokumentasi kejadian memperlihatkan kobaran api membesar dari bangunan tempat usaha pada dini hari, ketika sebagian besar warga sedang beristirahat.

Untuk mengendalikan kebakaran, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon mengerahkan armada dan personel dari sejumlah pos. Pos Mako mengirimkan dua unit mobil pemadam dengan 30 personel, Pos Passo satu unit dengan empat personel, serta Pos Hative satu unit dengan tujuh personel. Peleton Bantu A dan B juga dikerahkan untuk mendukung proses pemadaman.

Menurut Alfredo, respons cepat petugas tidak terlepas dari laporan warga yang segera diterima petugas pemadam kebakaran.

“Petugas kami bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga di lapangan. Hanya dalam kurun waktu lima menit, personel dari Pos Passo dibantu unit Mako dan Hative sudah tiba di lokasi untuk melakukan pemadaman. Fokus utama kami adalah melokalisasi api agar tidak merembet ke permukiman warga di sekitarnya,” kata Alfredo kepada titastory.id, Kamis, 15 Oktober 2026.

Setelah kobaran api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

Hingga berita ini disusun, belum tersedia keterangan resmi mengenai total kerugian material maupun mengenai ada atau tidaknya korban jiwa. Penyebab pasti kebakaran juga belum dipastikan dan masih memerlukan penyelidikan lebih lanjut.

Pemilik Usaha Diimbau Periksa Dapur dan Instalasi Listrik

Alfredo mengimbau warga dan pemilik usaha, khususnya usaha kuliner, untuk memeriksa keamanan instalasi listrik, tabung gas, dan area dapur sebelum meninggalkan tempat usaha atau beristirahat pada malam hari.

“Kami terus mengingatkan masyarakat dan pemilik usaha kuliner agar selalu memastikan instalasi listrik, tabung gas, dan area dapur dalam keadaan aman sebelum ditinggal atau beristirahat, guna meminimalkan potensi insiden serupa,” ujarnya.

Kebakaran di kawasan usaha yang berdekatan dengan permukiman berisiko menimbulkan kerugian yang lebih luas apabila api tidak segera dikendalikan. Karena itu, kecepatan pelaporan dan kesiapan petugas menjadi faktor penting dalam membatasi penyebaran api.

Penulis: Christin Pesiwarissa

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.