Di Tengah Isu Krisis Energi, Pemerintah Pastikan BBM Papua Barat Daya Aman

28/03/2026
Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Dewan Energi Nasional (DEN), serta Pertamina Patra Niaga melakukan pemantauan di pangkalan minyak tanah, agen LPG, hingga SPBU di wilayah Sorong Pusat, Jumat (27/3).

Sorong, — Pemerintah memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Papua Barat Daya dalam kondisi aman, setelah melakukan pengecekan langsung di sejumlah titik distribusi energi di Kota Sorong.

Pemantauan dilakukan oleh Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Dewan Energi Nasional (DEN), serta Pertamina Patra Niaga di pangkalan minyak tanah, agen LPG, hingga SPBU di wilayah Sorong Pusat, Jumat (27/3).

Anggota Komite BPH Migas, Bambang Hermanto, menyatakan hasil pengecekan menunjukkan stok BBM di wilayah Papua Maluku, khususnya Sorong dan Papua Barat Daya, masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, termasuk saat terjadi lonjakan konsumsi pada periode Idulfitri.

“Stok BBM dalam kondisi aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujar Bambang.

Meski demikian, pemerintah mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan pembelian berlebihan. Bambang menilai, di tengah dinamika geopolitik global yang berpotensi memengaruhi pasokan energi, pola konsumsi yang bijak menjadi kunci menjaga stabilitas.

Perugas SPBU di wilayah Sorong Pusat. Foto: Ist

Ia juga mendorong masyarakat untuk mulai menghemat penggunaan energi, seperti mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan menggunakan BBM sesuai peruntukannya.

“Bukan tidak mungkin konflik global berdampak pada pasokan energi, sehingga masyarakat perlu mulai hemat energi,” katanya.

Sementara itu, anggota Dewan Energi Nasional, Johny Jonatan Numberi, menyebut pengecekan ini sebagai bagian dari upaya memastikan kebijakan energi nasional berjalan hingga ke daerah.

“Monitoring ini menunjukkan sinergi lintas sektor dalam menjaga ketahanan energi, terutama pasca Idulfitri,” ujarnya.

Di sisi lain, Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku memastikan distribusi BBM tetap berjalan stabil. Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Awan Raharjo, mengatakan pihaknya telah menambah pasokan selama Ramadan dan Idulfitri untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan.

“Stok kami jaga melalui sistem suplai berkelanjutan sehingga tetap stabil,” kata Awan.

Ia juga mengklaim kondisi distribusi di Sorong mulai membaik, ditandai dengan berkurangnya antrean kendaraan di SPBU dalam beberapa waktu terakhir.

Pemerintah bersama aparat dan instansi terkait kini terus memperkuat pengawasan distribusi BBM, khususnya untuk memastikan penyaluran subsidi tepat sasaran.

error: Content is protected !!