Bula, Seram Timur, — Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat menyerahkan Jembatan Garuda di Desa Englas, Kecamatan Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Maluku, kepada pemerintah desa pada Kamis (5/11/2026). Jembatan tersebut dibangun untuk membuka akses penghubung antardesa sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat menuju ibu kota kabupaten.
Jembatan Garuda menghubungkan Desa Englas dengan Desa Sesar, Desa Bula, dan sejumlah wilayah lainnya di Kabupaten Seram Bagian Timur. Keberadaan jembatan ini diharapkan dapat mempermudah aktivitas masyarakat, termasuk akses anak-anak menuju sekolah dan kegiatan ekonomi antarwilayah.
Komandan Rayon Militer (Danramil) Bula, Kapten Infanteri M. Jen Anjarang, mengatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari program Presiden Prabowo Subianto melalui TNI Angkatan Darat.
Menurut dia, Jembatan Garuda diharapkan dapat mengatasi keterisolasian wilayah serta mendukung pergerakan ekonomi masyarakat di sejumlah desa di SBT.

“Kami berharap jembatan ini merupakan akses penyambung keterisolasian dan putaran ekonomi desa di SBT,” ujar Anjarang.
Ia menjelaskan, pembangunan jembatan dilakukan secara swakelola oleh TNI Angkatan Darat melalui Kodim 1502/Masohi dan Koramil 1502-06/Bula. Pengerjaannya melibatkan masyarakat Desa Englas dan berlangsung selama kurang lebih lima bulan.
“Jembatan ini merupakan swakelola TNI AD melalui Kodim 1502/Masohi yang dikerjakan oleh Koramil 1502-06/Bula dengan waktu lima bulan,” katanya.
Meski belum diresmikan, jembatan tersebut mulai diserahkan kepada Kepala Desa Englas, Jumadi Maba, pada 5 November 2026 agar dapat digunakan masyarakat. Penyerahan dilakukan karena jembatan itu menjadi salah satu akses penting bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Anjarang berharap pemerintah desa bersama masyarakat dapat menjaga dan memanfaatkan jembatan tersebut dengan baik agar keberadaannya memberikan manfaat bagi mobilitas dan perekonomian warga.
“Kami berharap ini dikelola dengan baik demi kemakmuran masyarakat Englas dan SBT,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Englas, Jumadi Maba, menyampaikan apresiasi kepada TNI Angkatan Darat, khususnya Kodim 1502/Masohi dan Koramil 1502-06/Bula, atas pembangunan jembatan tersebut.
Menurut Jumadi, keberadaan Jembatan Garuda akan membantu memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus memudahkan akses anak-anak menuju sekolah.
“Kami sangat berterima kasih kepada TNI Kodim 1502/Masohi dan Koramil 1502-06/Bula, karena jembatan ini sangat membantu bagi kami dan anak-anak sekolah. Kami bisa dengan mudah mengakses sekolah,” katanya.
Jembatan Garuda di Desa Englas merupakan jembatan kedua yang dibangun TNI Angkatan Darat di Kabupaten Seram Bagian Timur. Sebelumnya, TNI melalui Korem 151/Binaiya membangun Jembatan Gantung NKRI di Desa Kilimury.