Ambon, — Ketegangan antarkelompok pemuda pecah di kawasan Lorong Servis, Negeri Rumahtiga, Kecamatan Teluk Ambon, Rabu (11/2/2026) menjelang tengah malam. Bentrokan tersebut mengakibatkan dua mahasiswa mengalami luka akibat terkena busur panah.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 23.30 WIT. Berdasarkan keterangan sejumlah saksi di lokasi, insiden ini diduga dipicu persoalan lama terkait dugaan pemukulan terhadap kakak salah satu korban di Negeri Liang beberapa hari sebelumnya. Ketegangan bermula ketika korban berinisial MA (23) mencegat seorang pemuda asal Liang yang melintas di kawasan tersebut dan mempertanyakan peristiwa terdahulu. Adu mulut yang terjadi kemudian berujung pada aksi pemukulan.
Tak lama berselang, pemuda yang terlibat kembali ke lokasi bersama sejumlah rekannya, yang menurut warga berjumlah sekitar sepuluh orang. Situasi pun berubah menjadi aksi saling serang. Dalam kericuhan tersebut, MA terkena anak panah di bagian paha kiri saat mencoba melindungi diri. Selain itu, rumah korban dilaporkan mengalami kerusakan akibat lemparan batu hingga menyebabkan kaca jendela pecah.

Kericuhan belum berhenti di situ. Saat massa membubarkan diri, terjadi lemparan dari orang tak dikenal di sekitar tikungan Balai Wilayah Sungai. Insiden ini memicu aksi pengejaran kembali ke arah Lorong Servis, yang kemudian menyebabkan korban kedua, YM (23), mengalami luka panah di bagian punggung kanan.
Situasi akhirnya dapat dikendalikan setelah personel Babinsa Negeri Rumahtiga dan anggota Polsek Teluk Ambon tiba di lokasi untuk melakukan pengamanan. Kedua korban dilarikan ke RSUP Dr. J. Leimena sekitar pukul 00.45 WIT guna mendapatkan perawatan medis.
Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih berjaga di sekitar lokasi untuk mengantisipasi bentrok susulan. Warga diimbau tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait perkembangan penanganan kasus tersebut.