Tiga Kebakaran Terjadi di Ambon dalam Sehari, Damkar Kerahkan Puluhan Personel

14/08/2026
Tiga Kebakaran Terjadi di Ambon dalam Sehari, Petugas Damkar Dikerahkan untuk melakukan pemadaman, Foto: Doc/Titastory.id

Ambon, — Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Ambon menangani tiga kejadian kebakaran di lokasi berbeda sepanjang Jumat (14/8/2026). Dua kejadian merupakan kebakaran sampah, sementara satu lainnya merupakan kebakaran rumah.

Tidak ada korban jiwa dalam tiga kejadian tersebut. Petugas Damkar dikerahkan untuk mencegah api meluas dan mengancam bangunan maupun lingkungan di sekitar lokasi.

Kepala Dinas Damkar Kota Ambon, Alfredo Hehamahua, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas secara bertahap sejak siang hingga malam hari.

“Kejadian pertama terjadi di kawasan Gunung Malintang, RT 01/RW 05, sekitar pukul 11.10 WIT,” kata Alfredo kepada Titastory.id, Jumat (14/8/2026).

Kebakaran pertama berasal dari tumpukan sampah yang di dalamnya terdapat ban yang terbakar. Api berpotensi merembet dan mengancam rumah warga di sekitar lokasi.

Petugas tiba sekitar pukul 11.20 WIT, atau 10 menit setelah laporan diterima. Damkar mengerahkan dua unit mobil pemadam dari Mako dan satu unit dari Pos Passo, dengan total 25 personel.

Api berhasil dikendalikan pada pukul 11.35 WIT. Namun, Alfredo mengatakan pihaknya belum dapat memastikan penyebab pasti terbakarnya tumpukan sampah dan ban tersebut.

 

Kebakaran Sampah Kembali Terjadi

Sekitar lima jam kemudian, Damkar kembali menerima laporan kebakaran sampah di kawasan Halong Atas, Perumahan Pemda.

Laporan diterima sekitar pukul 16.05 WIT. Petugas dari Pos Passo tiba lima menit kemudian dengan satu unit mobil pemadam dan lima personel.

“Petugas dari Pos Passo tiba sekitar pukul 16.10 WIT dengan satu unit mobil pemadam dan lima personel. Kebakaran berhasil dikendalikan dan situasi aman pada pukul 16.30 WIT,” ujar Alfredo.

Tidak ada korban dalam kejadian tersebut.

 

Rumah di Asrama Brimob Terbakar

Kebakaran ketiga terjadi pada malam hari di kawasan Passo, tepatnya di Asrama Brimob, RT 038/RW 004.

Laporan diterima Damkar sekitar pukul 18.10 WIT. Kebakaran rumah tersebut diduga dipicu korsleting listrik.

Damkar mengerahkan empat unit mobil pemadam, masing-masing dua unit dari Mako dan dua unit dari Pos Passo.

Sebanyak 26 personel dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut, terdiri atas 20 personel dari Mako dan enam personel dari Pos Passo. Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 18.20 WIT.

Setelah dilakukan penanganan, api berhasil dikendalikan dan situasi dinyatakan aman pada pukul 18.50 WIT. Seluruh personel kemudian kembali ke Mako.

Damkar Imbau Warga Waspada

Alfredo mengatakan ketiga kejadian tersebut diduga memiliki penyebab yang berbeda. Dua kebakaran berkaitan dengan sampah, termasuk tumpukan sampah dan ban di Gunung Malintang, sedangkan kebakaran rumah di Passo diduga akibat korsleting listrik.

“Tidak ada laporan korban jiwa dari tiga kejadian tersebut. Petugas bergerak cepat untuk mencegah api meluas dan mengancam bangunan maupun lingkungan sekitar,” ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama pembakaran sampah atau material lainnya serta penggunaan instalasi listrik.

Masyarakat juga diminta segera melaporkan setiap kejadian kebakaran agar petugas dapat melakukan penanganan secepat mungkin.

error: Content is protected !!