Ambon, — Pelayanan kesehatan di Puskesmas Urimesing di Kusu-Kusu Sere, , Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, lumpuh total selama sepekan akibat ketiadaan pasokan air bersih.
Kondisi ini membuat aktivitas medis tidak dapat berjalan, sehingga warga yang datang berobat terpaksa pulang tanpa mendapatkan pelayanan.
“Sudah satu minggu puskesmas tidak beraktivitas. Kendalanya karena tidak ada air bersih. Mau bikin apa kalau tidak ada air?” ujar warga Kusu-Kusu Sere, Bobi Pesiwarissa, Rabu (8/4/2026).
Air bersih merupakan kebutuhan mendasar dalam pelayanan kesehatan, mulai dari sterilisasi alat, kebersihan ruangan, hingga tindakan medis. Tanpa air, standar pelayanan kesehatan tidak dapat dipenuhi.

Ketiadaan pasokan air tersebut praktis menghentikan seluruh operasional puskesmas, menjadikannya tidak berfungsi sebagai fasilitas layanan kesehatan dasar bagi masyarakat sekitar.
Menurut Bobi, persoalan ini sebenarnya bukan hal baru. Pemerintah Negeri Urimessing disebut telah mengusulkan pemasangan jaringan air sejak tahun 2025.
Namun, hingga kini belum ada realisasi dari instansi teknis terkait.
“Negeri sudah mengajukan sejak lama; administrasi juga sudah lengkap. Tapi sampai sekarang belum ada pemasangan dari Dinas PUPR Kota Ambon,” katanya.
Kondisi ini memunculkan pertanyaan mengenai lambannya respons pemerintah dalam menangani kebutuhan dasar fasilitas publik.
Respons Dinas Kesehatan
Menanggapi hal tersebut, Dinas Kesehatan Kota Ambon menyatakan akan segera melakukan pengecekan di lapangan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, dr. Norimarna, mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti laporan tersebut.
“Beta cek yach,” tulisnya singkat melalui pesan WhatsApp.
Lumpuhnya layanan Puskesmas Kusu-Kusu Sere menambah catatan persoalan pelayanan publik di wilayah pinggiran Kota Ambon.
Minimnya koordinasi lintas sektor, terutama antara Dinas Kesehatan dan Dinas PUPR, dinilai berdampak langsung pada terhambatnya akses layanan kesehatan masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada langkah konkret untuk mengatasi krisis air bersih tersebut. Warga pun masih menunggu kepastian agar puskesmas dapat kembali beroperasi normal.