Diduga Korsleting Listrik, 4 Lapak di Jalan Achmad Yani Ambon Hangus Terbakar

25/07/2026
Api melalap sejumlah bangunan Lapak dalam peristiwa kebakaran yang terjadi pada, Minggu 26 Juli 2026. Petugas pemadam kebakaran bersama warga berupaya memadamkan kobaran api agar tidak merembet ke bangunan lain. Penyebab kebakaran dan jumlah kerugian masih dalam proses penyelidikan. Foto: Ist

Ambon, — Empat unit lapak pedagang di Jalan Achmad Yani No. 16, Kelurahan Uritetu, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, hangus dilalap si jago merah pada Sabtu (25/7/2026) menjelang tengah malam. Peristiwa kebakaran tersebut diduga kuat dipicu oleh adanya arus pendek listrik (korsleting).

Informasi kebakaran diterima oleh petugas piket Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Ambon via telepon pada pukul 23.03 WIT. Menindaklanjuti laporan warga, personel pemadam kebakaran bergerak cepat menuju lokasi kejadian dengan waktu tanggap (response time) hanya 3 menit.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon, Alfredo Hehamahua yang dikonfirmasi menjelaskan bahwa penanganan dilakukan dengan mengerahkan total lima unit armada guna mencegah kobaran api merambat ke area pemukiman di sekitarnya.

Di tengah gelapnya malam, kobaran api melahap bangunan lapak, memaksa warga menyaksikan harta benda mereka terancam. Petugas pemadam bersama masyarakat bekerja keras mengendalikan api agar tidak meluas ke bangunan di sekitarnya, Foto: Ist

“Laporan kami terima pukul 23.03 WIT dan petugas tiba di lokasi dalam kurun waktu tiga menit. Berdasarkan pemeriksaan awal di lapangan, dugaan sementara penyebab kebakaran adalah arus pendek listrik,” ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon, Minggu (26/7/2026).

Untuk memadamkan api, pihak Damkarmat menerjunkan 3 unit mobil pemadam dari Mako Pusat, 1 unit dari Pos Passo, dan 1 unit dari Pos Hative Besar.

Adapun empat lapak yang terdampak dalam musibah ini diketahui milik Keluarga Vonny Mandagi, Keluarga Vonny Fransiskus, Marthinus Manu, dan Keluarga Sonny Huwae.

Api berhasil dikuasai secara total dan situasi dinyatakan aman terkendali pada pukul 00.23 WIT. Tidak ada kendala berarti selama proses pemadaman berlangsung, dan armada kini telah kembali ke pos masing-masing untuk melanjutkan piket kesiapsiagaan.

“Untuk total kerugian materiil akibat kejadian ini masih belum dapat dipastikan dan saat ini masih dalam proses pendataan oleh tim di lapangan,” pungkasnya.

error: Content is protected !!