Jakarta,– Putusan Pengadilan Negeri Makassar kembali menyorot tajam hubungan negara dan warga Papua. Empat aktivis Orang Asli Papua (OAP) asal Sorong Abraham Goram Gaman,
Ambon, — Penemuan 46 karung bahan kimia diduga mengandung sianida di sebuah ruko kawasan Mardika, Ambon, memicu penyelidikan besar oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus
Timika, — Manajemen Pusat Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB)–Organisasi Papua Merdeka (OPM) dari Markas Komando Daerah Militer (Makodam) III Kali Kopi, Timika, mengeluarkan
Masohi,— Mantan Penjabat (PJ) Negeri Aketernate, Yordanus Kolawa, resmi dilaporkan ke Kejaksaan Negeri Masohi, Kabupaten Maluku Tengah, terkait dugaan korupsi Dana Desa tahun anggaran
Sugapa, Intan Jaya — Suara tembakan kembali pecah di langit Intan Jaya, Papua Tengah. Empat warga sipil dilaporkan meninggal dunia dalam operasi militer yang
Ambon, — Pagi yang tenang di Hotel Swiss-Bel Ambon mendadak ramai ketika tim Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Maluku Tengah menangkap Raja Negeri
Intan Jaya, Papua Tengah, –Kontak senjata kembali pecah antara aparat keamanan Indonesia dan kelompok bersenjata Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) di Kampung Eknemba,
Bula, Seram Bagian Timur — Seorang sopir angkutan umum di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Maluku, diduga melakukan tindakan pemerkosaan terhadap seorang relawan program
Ambon, – Kepolisian Daerah (Polda) Maluku bertindak cepat terhadap salah satu anggotanya yang diduga terlibat dalam perkelahian dan pengrusakan fasilitas umum di Guest House Almira, Ambon,