Isu Wali Kota Ambon Anti-Kritik Menguat Ambon, — Dinamika politik di Balai Kota Ambon memasuki babak baru. Langkah Pemerintah Kota Ambon yang menempuh jalur hukum
Ambon, — Aktivitas pembersihan lahan dengan cara membakar kembali menelan korban jiwa. Seorang warga Desa Hative Besar, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, tewas setelah
Ambon, — Eskalasi polemik politik di Kota Ambon meningkat setelah beredarnya selebaran digital bertajuk “Seruan Aksi” yang menuntut penangkapan Wali Kota Ambon atas dugaan
Ambon, — Sejumlah bangunan yang diduga berdiri tanpa Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) di jalur protokol menuju Bandara Pattimura menjadi sorotan tajam. Tim kuasa hukum
Ambon, – Sebuah mobil terbakar di Jalan Jenderal Sudirman, depan Kafe Infinite, Kawasan Batumerah, Kota Ambon, Minggu (25/1/2026) sore. Peristiwa ini sempat memicu kepanikan
Ambon, — Aktivitas pengerukan pasir dan batu (sirtu) di muara Sungai Tawiri, Kecamatan Teluk Ambon, memicu kekhawatiran serius warga. Sejak akhir 2025, material sungai
Ambon, — Polemik pemungutan pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) atau galian C di Kota Ambon kembali mengemuka. Pemerintah Kota Ambon menegaskan bahwa
Ambon, — Keluarga ahli waris almarhum Abraham Hunila kembali menegaskan larangan keras terhadap segala bentuk aktivitas di atas lahan milik mereka yang berlokasi di
Ambon, — Praktik pertambangan mineral bukan logam dan batuan (MBLB) atau galian C di Kota Ambon memunculkan dilema kebijakan. Di tengah ketatnya persoalan izin
Ambon, — Kejaksaan Tinggi Maluku menegaskan tidak pernah mencampuri penetapan status kepemilikan lahan dalam konflik pertanahan di kawasan OSM, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon. Pernyataan