Seleksi Sekot Ambon Dibuka, Tiga Nama Kuat Mulai Mengemuka

05/04/2026
Caption: Ilustrasi

Ambon, — Pemerintah Kota Ambon resmi membuka seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama untuk posisi Sekretaris Kota (Sekot) 2026. Di tengah proses pendaftaran yang baru dimulai, tiga nama birokrat senior mulai mencuat dan disebut-sebut sebagai kandidat kuat.

Berdasarkan pengumuman resmi Panitia Seleksi Nomor 01/PANSEL/PKA/IV/2026 yang ditandatangani Ketua Pansel Sadali Ie, pendaftaran dibuka sejak 2 hingga 16 April 2026.

Sejumlah kalangan internal birokrasi dan publik mulai mengerucutkan perhatian pada tiga figur, yakni Roby Sapulette, Steven Dominggus, dan Apries Gaspersz. Ketiganya dinilai memiliki pengalaman dan kapasitas untuk menduduki jabatan strategis tersebut.

Arah depan Kantor Balai Kota Ambon. Foto : Ist

Tiga Profil Menguat

Roby Sapulette dikenal sebagai figur komunikatif yang mampu membangun koordinasi lintas lembaga.

Sementara Steven Dominggus dinilai memiliki kekuatan pada aspek manajerial, terutama dalam pengelolaan keuangan daerah.

Adapun Apries Gaspersz menonjol dengan latar belakang teknis serta dorongan terhadap inovasi pelayanan publik berbasis digital.

Munculnya ketiga nama ini diperkirakan akan membuat persaingan seleksi berlangsung ketat.

 

Tahapan Seleksi Berlapis

Panitia seleksi telah menetapkan sejumlah tahapan untuk memastikan proses berjalan transparan dan akuntabel.

Setelah penutupan pendaftaran, peserta akan menjalani seleksi administrasi dan penelusuran rekam jejak pada 17 April 2026.

Tahapan berikutnya meliputi:

21–22 April: Tes kesehatan jasmani dan rohani
27–28 April: Seleksi kompetensi jabatan
4–5 Mei: Asesmen kepemimpinan
Hasil akhir seleksi dijadwalkan diserahkan kepada Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) pada 12 Mei 2026.

Panitia menegaskan pelamar harus memenuhi syarat kepangkatan minimal Pembina Utama Muda (IV/c) serta tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin.

Selain itu, setiap kandidat wajib menandatangani pakta integritas sebagai komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih.

“Proses ini dilakukan secara terbuka untuk menjaring sosok yang memiliki integritas dan kemampuan manajerial yang kuat,” demikian keterangan dalam pengumuman pansel.

Dengan mulai menguatnya sejumlah nama, publik kini menanti dinamika pendaftaran hingga tahap akhir seleksi. Tidak tertutup kemungkinan akan muncul kandidat lain yang memberi kejutan dalam perebutan kursi Sekot Ambon

 

error: Content is protected !!