Bukan Cokelat, PDI Perjuangan Rayakan Hari Kasih Sayang dengan Menanam 79 Pohon di Negeri Soya

Politik Cinta Bumi di Ambon
14/02/2026
Caption: Fungsionaris PDIP DPC Ambon saat melakukan aksi tanam pohon di Kawasan Negeri Soya, Ambon, Foto: Ist

Ambon, – Perayaan Hari Kasih Sayang atau Valentine’s Day di Maluku tahun ini diwarnai dengan cara berbeda. Alih-alih berbagi cokelat atau bunga, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan memilih merayakannya dengan menanam pohon dalam aksi bertajuk Gerakan Politik Hijau di Dusun Kayu Tiga, Negeri Soya, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Sabtu (14/2/2026).

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan yang dilaksanakan oleh pengurus daerah bersama fungsionaris DPC didampingi Pengurus DPP PDIP Maluku, Jafry Taihittu. Aksi tanam pohon ini dimaknai sebagai bentuk refleksi politik yang berpihak pada lingkungan hidup sekaligus ajakan konkret kepada masyarakat untuk menjaga bumi.

Caption: Ketua DPC PDIP Kota Ambon, Lucky Leonard Upulatu Nikijuluw, Foto: Ist

Sebanyak 79 anakan pohon mangga ditanam di lahan produktif milik warga. Pemilihan jenis tanaman buah dinilai memiliki manfaat ekologis sekaligus ekonomi bagi masyarakat setempat. Ketua DPC PDIP Kota Ambon, Lucky Leonard Upulatu Nikijuluw, mengatakan peringatan Hari Kasih Sayang seharusnya tidak hanya dimaknai sebagai relasi antarmanusia, tetapi juga relasi manusia dengan alam.

“Ini cara kami memaknai Hari Kasih Sayang. Cinta bukan hanya untuk sesama, tetapi juga untuk bumi tempat kita hidup,” ujar Nikijuluw.

Menurutnya, gerakan ini sekaligus menjadi momentum edukasi mengenai pentingnya mitigasi perubahan iklim. Pohon-pohon yang ditanam diharapkan mampu membantu penyerapan karbon, menjaga keseimbangan lingkungan, serta mengurangi risiko bencana seperti banjir dan longsor yang kerap terjadi di wilayah perbukitan Ambon.

Selain aspek ekologis, penanaman pohon buah juga dipandang sebagai investasi jangka panjang bagi warga. Ke depan, hasil panen dapat dimanfaatkan untuk konsumsi maupun tambahan pendapatan masyarakat.

Melalui Gerakan Politik Hijau ini, PDI Perjuangan berharap kesadaran menjaga lingkungan tidak berhenti pada seremoni simbolik, melainkan menjadi kebiasaan kolektif yang berkelanjutan.

 

error: Content is protected !!