Sempat Mati Mesin, Tiga Nelayan Aru Berhasil Diselamatkan Tim SAR Gabungan

15/08/2026
Tim SAR Gabungan melakukan pemantauan dan pencarian di wilayah perairan menggunakan perahu, dalam upaya operasi pencarian dan pertolongan terhadap korban yang membutuhkan bantuan. Foto: Basarnas Ambon

Dobo, — Tiga nelayan asal Kabupaten Kepulauan Aru berhasil diselamatkan Tim Rescue Unit Siaga SAR (USS) Dobo setelah longboat yang mereka tumpangi mengalami mati mesin dan terombang-ambing di sekitar Perairan Pulau Wasir, Kabupaten Kepulauan Aru, Jumat (14/8/2026).

Ketiga nelayan tersebut yakni Hendra Idjifuy (40), Wisnu Hatala (25), dan Rusdi (usia masih perlu dikonfirmasi).

Informasi mengenai kondisi membahayakan jiwa manusia tersebut diterima Tim SAR sekitar pukul 14.40 WIT dari Agustina Lease. Menindaklanjuti laporan itu, Unit Siaga SAR Dobo bersama unsur SAR gabungan langsung dikerahkan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) USS Dobo menuju lokasi kejadian.

Koordinator USS Dobo, Glenn Tehupuring, mengatakan tim diberangkatkan sekitar pukul 15.00 WIT menuju lokasi yang berjarak kurang lebih 17 nautical mile dari USS Dobo.

Petugas Basarnas saat melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan di wilayah perairan. Tim bergerak menggunakan perahu untuk menyisir area pencarian, di Perairan Kepulauan Aru, Foto: Basarnas Ambon

“Usai kami terima informasi, sekitar pukul 15.00 WIT, Tim Rescue USS Dobo dikerahkan menuju lokasi kejadian,” kata Glenn.

Menurutnya, kondisi laut menjadi salah satu faktor yang harus diperhatikan selama perjalanan menuju lokasi. Tim kemudian berhasil menemukan ketiga nelayan tersebut sekitar pukul 16.40 WIT dalam keadaan selamat.
Ketiganya ditemukan masih berada di sekitar Perairan Pulau Wasir dengan kondisi longboat terombang-ambing akibat mengalami mati mesin.

Glenn menjelaskan, proses penyelamatan berlangsung relatif cepat karena tim telah menerima titik koordinat terakhir dari para nelayan. Dengan demikian, petugas tidak perlu melakukan pencarian secara menyeluruh di tengah laut.
Ketiga nelayan tersebut diketahui bertolak dari Dobo pada Selasa (11/8/2026) sekitar pukul 05.30 WIT menuju perairan antara Pulau Kei Besar dan Kepulauan Aru untuk mencari telur ikan.

Dalam perjalanan kembali, saat berada di sekitar Perairan Pulau Wasir, longboat yang mereka gunakan mengalami mati mesin. Para nelayan kemudian mengirimkan titik koordinat terakhir sehingga posisi mereka dapat diketahui tim SAR.
Setelah ditemukan, seluruh korban dievakuasi menuju Kota Dobo untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Operasi SAR melibatkan Unit Siaga SAR Dobo dan unsur potensi SAR lainnya dengan menggunakan RIB USS Dobo sebagai sarana operasi.

Kondisi cuaca di lokasi dilaporkan berawan, dengan angin bertiup dari arah tenggara berkecepatan sekitar 14 knots dan tinggi gelombang mencapai dua meter.
Dengan ditemukannya seluruh korban dalam keadaan selamat, operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup.

error: Content is protected !!