Lonjakan Penumpang Tembus 60 Persen, Bandara Pattimura Bersiap Hadapi Arus Balik Lebaran

by
26/03/2026
Suasana arus balik Lebaran. Terlihat para calon penumpang yang melakukan perjalanan menggunakan moda transportasi penerbangan di Bandara Pattimura Ambon, Kamis (26/3). Foto: Christin/titastory

Ambon, — Lonjakan trafik penumpang di Bandara Internasional Pattimura Ambon selama periode Lebaran 1447 Hijriah menunjukkan peningkatan signifikan. Setelah sukses melewati puncak arus mudik, manajemen bandara kini bersiap menghadapi gelombang arus balik yang diperkirakan lebih padat.

Data Angkasa Pura Indonesia mencatat puncak arus mudik terjadi pada Minggu, 15 Maret 2026 (H-6 Lebaran), dengan total 3.687 pergerakan penumpang dalam sehari. Angka ini melonjak sekitar 60 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang hanya mencapai 2.310 penumpang.

Kenaikan ini menandakan pulihnya mobilitas masyarakat pascapandemi. Trafik di Bandara Pattimura bahkan telah mencapai 84 persen dari kondisi sebelum pandemi pada 2019.

Tingginya pergerakan penumpang tidak terlepas dari dominasi rute-rute utama. Jakarta (CGK) masih menjadi tujuan favorit dengan kontribusi 37 persen, disusul Makassar (UPG) sebesar 19 persen, dan Surabaya (SUB) sekitar 11 persen.

Selain penumpang, pergerakan pesawat juga meningkat. Pada puncak arus mudik, tercatat 39 pergerakan pesawat dalam sehari, naik sekitar 39 persen dibandingkan dengan periode sebelumnya.

General Manager Bandara Pattimura, Johan Seno Acton, mengatakan kelancaran operasional selama periode mudik ditopang oleh sistem pemantauan terintegrasi melalui Airport Operation Control Center (AOCC).

“Pergerakan kami pantau secara real-time sehingga antrean tetap terkendali. Rata-rata waktu tunggu di area check-in masih di kisaran sembilan menit,” ujar Johan, Rabu (25/3/2026).

Suasana ruang tunggu keberangkatan Bandara Pattimura Ambon. Foto: Christin/titastory

Arus Balik Diprediksi Lebih Padat

Setelah fase mudik terlewati, perhatian kini beralih ke arus balik. Bandara Pattimura memprediksi puncak arus balik akan terjadi pada Minggu, 29 Maret 2026 (H+8 Lebaran). Jumlah penumpang diperkirakan mencapai 3.843 orang dalam sehari—melampaui puncak arus mudik. Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, pihak bandara telah menyiapkan berbagai fasilitas penunjang, mulai dari 220 unit troli hingga 913 kursi tunggu di terminal.

Selain kesiapan fasilitas, penguatan koordinasi lintas instansi juga menjadi kunci. Bandara Pattimura bekerja sama dengan Lanud Pattimura, kepolisian, Balai Kekarantinaan Kesehatan, hingga Basarnas untuk memastikan operasional berjalan aman dan lancar.

Manajemen bandara juga menegaskan komitmennya untuk menjaga standar pelayanan selama periode Lebaran melalui prinsip 3S+1C—safety, security, service, dan compliance—hingga masa posko berakhir pada 30 Maret 2026.

Dengan tren peningkatan trafik yang terus terjadi, Bandara Pattimura kini menghadapi tantangan baru: menjaga kelancaran arus balik tanpa mengorbankan kenyamanan penumpang.

Penulis : Christin Pesiwarissa
error: Content is protected !!