Bentrok Antarwarga di Ambon, Lima Rumah di Negeri Hitu Terbakar, Empat Orang Luka Tembak

by
06/02/2026
Keterangan gambar: Ilustrasi bentrokan antar warga, Foto: AI

Ambon, — Lima rumah warga di Negeri Hitu, Kabupaten Maluku Tengah, dilaporkan terbakar dalam bentrok antarwarga yang terjadi di wilayah perbatasan Negeri Hitu dan Negeri Morella, Jumat, 7 Februari 2026, dini hari. Selain kerusakan rumah, empat orang mengalami luka tembak, terdiri dari dua anggota polisi dan dua warga sipil.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 00.10 WIT. Menurut keterangan Polda Maluku, bentrokan dipicu oleh aksi penyerangan sekelompok warga yang memasuki wilayah Negeri Hitu melalui jalur pantai. Aparat kepolisian yang berjaga di lokasi langsung merespons untuk mencegah konflik meluas.

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, mengatakan anggota Polri yang bertugas di Pos Pengamanan Dusun Tibang sempat mendengar suara ledakan dan segera melakukan langkah pengamanan sesuai prosedur. Petugas bertahan di titik aman sambil menunggu kedatangan bantuan kekuatan tambahan.

Keterangan gambar : Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Rositah Umasugi, Foto : Ist

Tak lama berselang, Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease bersama personel gabungan, termasuk unsur intelijen, operasional, serta bantuan Brimob dan Samapta Polda Maluku, tiba di lokasi. Aparat melakukan penyekatan di wilayah perbatasan, memukul mundur massa, dan mengendalikan situasi agar tidak terjadi eskalasi lanjutan.

“Akibat kejadian tersebut, lima rumah warga di Negeri Hitu terbakar. Empat orang mengalami luka tembak, dua di antaranya anggota Polri dan dua warga sipil,” kata Rositah. Seluruh korban telah mendapatkan perawatan medis di RS Bhayangkara dan RSUP dr. J. Leimena Ambon. Kondisi mereka dilaporkan stabil.

Hingga sekitar pukul 03.00 WIT, aparat memastikan massa dari kedua negeri telah kembali ke wilayah masing-masing. Kepolisian masih melakukan penjagaan dan patroli di sekitar perbatasan, disertai pendekatan persuasif kepada tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat setempat.

Keterangan gambar: Korban bentrok sedang menjalani perawatan medis di salah satu rumah sakit, Foto: Ist

Kapolda Maluku Dadang Hartanto mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. “Percayakan penanganan situasi kepada aparat TNI dan Polri yang sedang bekerja di lapangan,” ujar Rositah mewakili Kapolda.

Polda Maluku menyatakan akan memperkuat pengamanan di wilayah perbatasan Negeri Hitu dan Morella, termasuk pendirian pos pengamanan dan patroli terpadu, untuk mencegah bentrokan susulan dan menjaga stabilitas keamanan.

error: Content is protected !!