Ambon, — Sebuah mobil penumpang jenis Daihatsu Sigra dengan nomor polisi DE 1491 AT ludes terbakar di Jalan Piere Tandean, kawasan Hative Kecil, Kota Ambon, Rabu (28/1/2026) sore. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Api berhasil dipadamkan berkat kesigapan tim Pemadam Kebakaran Dinas Kehutanan Provinsi Maluku yang kebetulan melintas di lokasi kejadian.
Peristiwa bermula saat mobil tersebut melaju dari arah Galala menuju pusat Kota Ambon. Seorang saksi mata, Nicolas Patty (35), mengaku melihat percikan api muncul dari dalam kabin kendaraan ketika mobil masih berjalan.
“Saya lihat ada api dari dalam mobil. Saya langsung teriak untuk peringatkan sopir. Sopir sempat berhenti, tapi api cepat merambat ke lantai mobil, lalu dia langsung lari menjauh,” kata Nicolas kepada wartawan di lokasi kejadian.
Tak lama berselang, kobaran api membesar disertai kepulan asap hitam pekat. Kondisi itu sempat memicu kepanikan warga dan pengguna jalan yang melintas di ruas jalan tersebut.

Ditangani Spontan Saat Melintas
Beruntung, pada saat bersamaan, satu regu Damkar Dinas Kehutanan Provinsi Maluku tengah melintas di lokasi dalam perjalanan kembali usai memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Ahuru. Melihat situasi darurat tersebut, petugas langsung menghentikan kendaraan dan melakukan pemadaman secara spontan.
Api berhasil dijinakkan dalam waktu singkat sehingga tidak merembet ke jaringan kabel listrik maupun permukiman warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Maluku, Haikal Baadalia, membenarkan keterlibatan timnya dalam penanganan insiden tersebut.
“Tim kami kebetulan baru kembali dari lokasi karhutla di Ahuru. Saat melintas, melihat ada mobil terbakar dan langsung melakukan pemadaman,” ujar Haikal saat dikonfirmasi.

Kendaraan Hangus, Polisi Selidiki
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, mobil tersebut dilaporkan hangus terbakar. Selain itu, sebuah gerobak Bakso Bakwan Malang Mas Jarno yang berada tepat di depan lokasi kejadian turut terdampak, dengan kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp5 juta.
Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, petugas menemukan empat jerigen plastik berkapasitas 35 liter serta satu unit pompa celup di dalam bangkai kendaraan. Temuan ini diduga berkaitan dengan cepatnya api membesar, namun masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.
Saat ini, pihak kepolisian telah memasang garis polisi di lokasi kejadian dan tengah melakukan penyelidikan, termasuk menelusuri keberadaan pengemudi yang meninggalkan kendaraan saat insiden berlangsung.
Hingga berita ini dipublikasikan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab pasti kebakaran maupun status pengemudi kendaraan tersebut.
Penulis: Christin Pesiwarissa
