Ambon, — Gangguan pasokan listrik menyebabkan distribusi air bersih oleh PT DreAm Sukses Airindo (DSA) Ambon terhenti di sejumlah wilayah Kota Ambon. Akibatnya, ratusan pelanggan di beberapa kawasan Kecamatan Sirimau terpaksa membeli air dari mobil tangki untuk memenuhi kebutuhan harian.
Sejumlah warga mengaku sudah lebih dari dua pekan tidak lagi menikmati suplai air bersih melalui jaringan pipa. Kondisi ini terjadi sejak akhir 2025 hingga awal Januari 2026. “Air tidak jalan sudah lama. Terpaksa beli air tangki untuk masak dan mandi,” ujar seorang warga yang ditemui di kawasan Batu Merah Puncak.
Warga menyebut tidak memperoleh penjelasan pasti terkait penyebab gangguan distribusi air tersebut. Ketidakpastian ini menambah beban ekonomi rumah tangga, terutama bagi keluarga berpenghasilan rendah yang harus mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli air bersih.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, wilayah yang mengalami penghentian atau penurunan suplai air bersih meliputi Batu Merah Puncak, Galunggung, Tanah Rata, Kebun Cengkeh, Gadihu, Air Kuning, Gunung Malintang, Kampung Kisar, serta sebagian kawasan Pinang Putih di Desa Hative Kecil.
Gangguan ini berdampak langsung pada aktivitas rumah tangga warga, mulai dari kebutuhan memasak, mandi, hingga sanitasi lingkungan.
Penjelasan PT DSA Ambon
Menanggapi kondisi tersebut, manajemen PT DreAm Sukses Airindo Ambon mengeluarkan pengumuman resmi terkait gangguan operasional pompa distribusi air bersih. Dalam keterangan tertulisnya, perusahaan menyebutkan bahwa hambatan distribusi disebabkan oleh kendala pada infrastruktur kelistrikan yang menopang operasional pompa.
“Saat ini terdapat gangguan pada sistem kelistrikan yang berdampak langsung pada kinerja pompa distribusi air,” tulis manajemen PT DSA.
Pihak PT DSA menyatakan tengah melakukan perbaikan teknis pada jaringan listrik internal, sekaligus berkoordinasi dengan pihak PLN untuk penambahan daya listrik agar sistem distribusi dapat kembali beroperasi secara normal dan stabil.
Sebagai langkah darurat, perusahaan menyiapkan suplai air bersih sementara bagi warga terdampak. Bantuan tersebut disalurkan menggunakan profil tank berkapasitas 2.500 liter yang ditempatkan di empat titik pada setiap rayon yang mengalami gangguan.
“Suplai air bersih sementara kami lakukan melalui profil tank berkapasitas 2.500 liter di beberapa titik wilayah terdampak,” jelas manajemen PT DSA.
Manajemen PT DreAm Sukses Airindo Ambon juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi dan meminta pengertian masyarakat selama proses perbaikan berlangsung.
Hingga berita ini diturunkan, warga berharap perbaikan dapat segera diselesaikan agar distribusi air bersih kembali normal, mengingat air bersih merupakan kebutuhan dasar yang tidak bisa ditunda.
