Ambon, — Gempabumi tektonik berkekuatan magnitudo 2,8 mengguncang wilayah Ambon, Maluku, pada Selasa (6/1/2026) pukul 00.59.45 WIT. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak menimbulkan kerusakan.
Kepala Stasiun Geofisika Ambon, Djati Cipto Kuncoro, menjelaskan episenter gempa berada pada koordinat 3,68 Lintang Selatan dan 128,10 Bujur Timur, atau sekitar 9 kilometer di barat Ambon, dengan kedalaman 1 kilometer.
“Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempabumi ini merupakan gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif,” kata Djati dalam keterangan tertulis BMKG.
BMKG mencatat gempa tersebut dirasakan di Ambon dengan intensitas II MMI, yakni getaran dirasakan oleh sebagian orang dan menyebabkan benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Hingga laporan ini disusun, belum ada laporan kerusakan maupun korban akibat kejadian tersebut.

BMKG juga menyatakan bahwa hingga pukul 01.30 WIT, hasil pemantauan belum menunjukkan adanya gempabumi susulan (aftershock).
Djati mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Ia menegaskan bahwa informasi resmi kebencanaan hanya disampaikan melalui kanal komunikasi BMKG yang telah terverifikasi, seperti media sosial @infoBMKG dan laman resmi BMKG.
